Arti 13 digit
Barcode EAN-13 membawa GTIN-13, nomor yang mengidentifikasi barang dagangan di kasir. Digit pertama adalah prefiks GS1, yang menunjukkan organisasi anggota GS1 mana yang menerbitkan nomor perusahaan, belum tentu di mana produk dibuat. Prefiks perusahaan dan referensi item bersama-sama mengidentifikasi produk, dan digit terakhir adalah digit cek.
Pembagian antara prefiks perusahaan dan referensi item bervariasi, karena GS1 menerbitkan prefiks dengan panjang berbeda tergantung berapa banyak produk yang perlu dinomori sebuah perusahaan.
- Prefiks GS1: biasanya 3 digit, misalnya 978 atau 979 untuk buku (ISBN)
- Nomor perusahaan dan referensi item: total 9 digit
- Digit cek: 1 digit
- Lebar simbol: 95 modul ditambah quiet zone
Cara digit cek dihitung
Digit cek EAN-13 memakai perhitungan mod-10 dengan bobot bergantian 1 dan 3. Kalikan 12 digit pertama dengan 1, 3, 1, 3, dan seterusnya dari kiri, jumlahkan hasilnya, dan digit cek adalah selisih yang dibutuhkan untuk mencapai kelipatan 10 berikutnya.
Untuk 950600013435, jumlah berbobotnya 78, sehingga digit cek adalah 2 dan nomor lengkapnya 9506000134352. Scanner menghitung ulang ini pada setiap scan dan menolak pembacaan yang tidak cocok.
Struktur dan kerabatnya
Simbol memiliki garis pelindung awal, tengah, dan akhir, dengan enam digit di tiap sisi. Digit pertama tidak digambar sebagai garis tersendiri; ia di-encode oleh pola enam digit di sisi kiri. EAN-8 adalah versi lebih pendek untuk kemasan sangat kecil, dan UPC-A adalah bentuk 12 digit yang dipakai di AS dan Kanada. Simbologi ini ditetapkan dalam ISO/IEC 15420.